Kering daun di dahan jatuh berguguran
Perlahan muncul pucuk baru kesegaran
Kering ilmu, kehidupan jatuh berguguran
Ilmu dikaji, ilmu gerbang pintu kebodohan
Sadarlah diri penuh tipuan dan kebodohan
Allah menolong hidupkan ilmu kesegaran
Gerimis hujan turun sesaat segar di siang hari
Hentikan debu berterbangan kian kemari
Seteguk minuman diserap tanah dalam sekali
Setitik rahmat turun sesaat ke dalam hati
Hentikan nafsu besepeak terjang takterkendali
Seteguk rahmat diserap, memancar ilmu murni
Secercah cahaya rembulan jatuh di permukaan samudera
Bias cahaya pada samudera, laksana hamparan intan mutiara
Secercah cahaya ilmu Allah jatuh di dasar akhfa
Membias kembali, terangi kehidupan alam jagad raya
Inilah keunggulan manusia selaku mandataris Allah Ta’ala
Mekar berseri bunga ditanam
Harun semerbak angin meniupkan
Bila sesuatu dinyata kebenaran
Tampak wujud dalam kehidupan
Wujud nyata jalinan keindahan
Tercium jauh di seluruh kawasan
Tegarnya batu karang, itulah harusnya harusnya keteguhan hati
Tak mudah hanyut pada ilmu yang tak berujung pasti
Yakin tertanam, gelombang ilmu tak berakhir esensi
Janji pasti Allah buktikan, ilmu murni tetap akan abadi
Salam penghantar, LANGKAH SIKAP DIRI HARUS BERBUKTI
Tak ada sungai yang tiada bermuara bersama samudra
Liku jalan ditempuh tepian laut jua tempat berjumpa
Terbelalak mata pandangan menjadi luas tak terhingga
Bukanlah ilmu bila tidak bermuara pada haqiqi nyata
Sempit terpandang ilmu berujung gejolak fenomena
Hancur kesombongan muncul hikmah perisai hamba
Iman ditanam di ladang hati
Dipupuk subur wahyu Ilaahi
Dipetik buah ilmu haqiqi
Kecil terlihat, dunia dan isi
Laksana si bangau meminum air di tepi telaga
Perlahan diminum tampakkan diri segar terbuka
Gemercik air mengalir tanda ada kehidupan semesta
Begitulah manusia bila meminum mata air surga
Ilmu mengalir membawa hidup bebas berpola
GEMERCIK GESEKAN QALAM TANDA ILMU SEDANG TERBUKA
Merah merekah dengan ranumnya si buah delima
Sempurna matang bergantung erat pada dahannya
Dipetik, dibelah bagaikan hamburan ribuan mutiara
Begitulah hati dalam keranumannya bagaikan mustika
Sempurna keberadaannya tempat Allah berkata berita
Pancarkan berita murni, kebohongan tersingkap nyata